SMP Dwijendra tempoe doeloe bersama Guru Reta

Memang seperlunya kita melihat masa-masa yang sudah kita lewati.

Foto bersama guru-guru tahun 2007

Salam Sukses. Inilah guru-guru SMP Dwijendra tahun pelajaran 2007/2008.

Foto bersama setelah HUT PGRI

Setelah upacara bendera, guru-guru menyempatkan berfoto bersama.

Proses Ujian Praktek

Kegiatan ujian praktek sebagai materi terakhir menilai kemampuan siswa sebelum menyelesaikan pendidikan di SMP Dwijendra.

Kegiatan Ujian Praktek Tulis

Kegiatan ujian praktek sebagai materi terakhir menilai kemampuan siswa sebelum menyelesaikan pendidikan di SMP Dwijendra.

Tampilkan postingan dengan label kurikulum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kurikulum. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Mei 2013

MUNGKIN INI PENYEBAB TIK DIHAPUSKAN PADA KURIKULUM 2013

Selama hampir sepuluh tahun, dinas dan lembaga pendidikan terutama sekolah saling berpacu untuk melengkapi peralatan teknologi informasi mereka masing-masing baik secara mandiri ataupun dalam bentuk bantuan. Begitu juga dengan Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar yang selalu meng-update peralatan teknologi di kantor dan laboratorium komputer yang diganyang-ganyangkan sebagai yang terbaru dan terlengkap. Sehingga promosi sebagai lembaga pendidikan fasilitas komputer dan internet 24 jam-nya, hanya berlaku pada saat tertentu saja.
Hal ini dibuktikan oleh kelas VII dan VIII SMP Dwijendra yang pelajaran TIK-nya dalam waktu akhir semester genap 2013 menyisakan dua pertemuan setelah fokus perhatian semua tertuju pada persiapan dan pelaksanaan UN kelas IX-nya, malah lab komputernya tidak bisa dipakai. Dengan alasan persiapan ukg yang pelaksanaanya masih dua minggu lagi. Lagi-lagi siswa SMP jadi korban, maka dari itu kepada orang tua siswa dimohon maklum adanya karena siswa minta uang lebih kalau harus belajar dengan menyewa komputer dan internet diluar sekolah.
Mungkin karena alasan seperti itulah menyebabkan pelajaran TIK dihapuskan atau kata manisnya diintegrasikan ke dalam masing-masing pelajaran. Siswa harus pergi ke warnet untuk belajar komputer yang tentu tanpa didampingi tutor yang bertanggung jawab secara moral. Hal yang sama siswa lakukan untuk pelajaran yang lain karena ditugaskan mencari bahan tugas diinternet. Syukur kalau siswa dapat menunjukkan dan belajar dengan positif. Lalu kalau ada siswa yang melakukan hal-hal yang negatif, yang bertanggung jawab siapa? Haruskan pendidikan lagi yang disalahkan kalau budi pekerti  siswa menurun seperti dasar pemikiran pelaksanaaa kurikulum 2013?
Technorati Tags: , , , , , ,

Selasa, 14 Mei 2013

PPDB SMA/SMK NEGERI 2013 DI KOTA DENPASAR


Sesuai berita di harian Bali Post, Senin 13 mei 2013, tentang proses pendaftaran dan penerimaan peserta didik (PPDB) tahun pelajaran 2013/2014 di Kota Denpasar dipastikan melalui sistem penerimaan secara online.

Khusus untuk tahun 2013, penjaringan calon siswa baru melalui jalur tes potensi akademik (TPA) atau ujian tulis tidak dilaksanakan atau dengan kata lain TPA tahun ini dihapus.
Pada PPDB 2013 mendatang, semua lulusan SD dan SMP dipastikan bisa mendaftarkan diri disekolah negeri manapun juga. Pasalnya penentuan kelulusan untuk mengisi 75% daya tampung sekolah negeri akan sepenuhnya ditentukan oleh nilai ujian nasional (NUN). Sedangkan 25% kursi tersisa akan diisi oleh calon siswa yang memiliki prestasi akademis dan non  akademis tingkat kabupaten/Kota, provinsi, nasional dan internasional.
Ini artinya pendaftaran online baru bisa dilaksanakan setelah pengumuman kelulusan. Jadi mohon bersabar ya.