SMP Dwijendra tempoe doeloe bersama Guru Reta

Memang seperlunya kita melihat masa-masa yang sudah kita lewati.

Foto bersama guru-guru tahun 2007

Salam Sukses. Inilah guru-guru SMP Dwijendra tahun pelajaran 2007/2008.

Foto bersama setelah HUT PGRI

Setelah upacara bendera, guru-guru menyempatkan berfoto bersama.

Proses Ujian Praktek

Kegiatan ujian praktek sebagai materi terakhir menilai kemampuan siswa sebelum menyelesaikan pendidikan di SMP Dwijendra.

Kegiatan Ujian Praktek Tulis

Kegiatan ujian praktek sebagai materi terakhir menilai kemampuan siswa sebelum menyelesaikan pendidikan di SMP Dwijendra.

Tampilkan postingan dengan label un. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label un. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Oktober 2013

Minimalisasi Kecurangan UN : Nilai Rapor Dikirim ke Pusat Tiap Semester

Denpasar (Bali Post, Senin 7 Oktober 2013) 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah memutuskan untuk mempertahankan penyelenggaraan ujian nasional (UN). Berbagai pembenahan dilakukan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap validitas, objektivitas dan kemurnian nilai UN dan nilai sekolah yang menjadi parameter utama penentu kelulusan siswa dari jenjang satuan pendidikan. Sebagai contoh, nilai rapor yang merupakan komponen utama dari nilai sekolah wajib dikirimkan ke pusat setiap semester atau tidak lagi diserahkan menjelang siswa mengikuti UN seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Provinsi Bali Dr. I Wayan Rika, M.Pd. mengatakan hal itu, Minggu (6/10) kemarin. Rika yang juga Kepala SMAN 4 Denpasar ini menambahkan, penentuan kelulusan UN SMP, SMA dan SMK tetap berdasarkan rasio 60 persen nilai UN dam 40 persen nilai sekolah. Namun mulai UN 2014 mendatang, komposisi nilai sekolah mengalami perubahan. Pada tahun-tahun sebelumnya, komposisi nilai sekolah terdiri atas 40 persen nilai rapor dan 60 persen nilai ujian sekolah. Sementara pada UN 2014 mendatang, proporsi nilai sekolah berubah menjadi 70 persen nilai rapor dan 30 persen nilai ujian sekolah. Yang terpenting lagi, nilai rapor harus dikirim ke pusat setiap semester dan pengiriman dilakukan secara daring (online).

''Dengan adanya keharusan nilai rapor dikirim tiap semester ini, pihak sekolah tidak memungkinkan lagi memanipulasi atau mendongkrak nilai sekolah untuk membantu kelulusan siswa-siswa yang nilai UN-nya jeblok. Jadi, pihak sekolah dituntut mempersiapkan siswa-siswanya sejak semester awal jika ingin sukses di UN,'' kata Rika dan menambahkan, perubahan komposisi nilai sekolah ini merupakan salah satu poin penting yang dicetuskan pada Konvensi UN di Jakarta, belum lama ini.

Rika menegaskan, Konvensi UN menyepakati penentuan kisi-kisi UN dan pembuatan soal melibatkan pendidik dan para ahli dengan mekanisme ditetapkan oleh pemerintah pusat. Penyusunan kisi-kisi dilakukan oleh pemerintah pusat, sedangkan proses penyusunan soal diawasi oleh Badan Standar Nasional Pendidikan. Sementara penggandaan dan pencetakan naskah soal UN dilakukan di provinsi dengan pengawasan dari pemerintah pusat dan perguruan tinggi negeri maupun swasta (PTN/PTS). Selanjutnya, pendistribusian soal UN dari provinsi ke kabupaten/kota dilakukan oleh pemerintah provinsi dan distribusi dari kabupaten/kota ke satuan pendidikan dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota. ''Untuk menjamin keamanan dan mencegah kebocoran soal, pendistribusian soal UN baik dari provinsi ke kabupaten/kota maupun dari kabupaten/kota ke satuan pendidikan melibatkan kepolisian dan PTN/PTS,'' katanya memaparkan.

Sabtu, 13 April 2013

Bali Post: UN SMA/SMK di Bali Diundur

Denpasar (Bali Post) -

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tampaknya tak pernah sepi dari masalah. Bahkan, pelaksanaan UN 2013 untuk jenjang pendidikan SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C untuk Provinsi Bali dipastikan diundur. Ujian yang seharusnya dimulai Senin (15/4) besok, terpaksa baru bisa dilaksanakan mulai Rabu (17/4) mendatang. Pasalnya, Ghalia Indonesia Printing, Bogor, Jawa Barat selaku rekanan yang memenangkan tender pencetakan soal UN SMA/MA, SMK dan Paket C untuk Provinsi Bali tidak mampu menyelesaikan pencetakan soal tepat waktu. Akibatnya, proses pendistribusian naskah soal UN ke Bali praktis juga terlambat.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Drs. A.A. Ngurah Gde Sujaya, M.Pd., mengatakan hal itu kepada Bali Post, Sabtu (13/4) kemarin.

Menurut Sujaya, naskah soal UN SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C seharusnya sudah tiba di Bali, Jumat (12/4) lalu. Namun hingga berita ini ditulis, baru sebagian soal UN SMK yang tiba di Bali. Sedangkan soal UN SMA/SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C sama sekali belum didistribusikan oleh pihak percetakan. ''Keterlambatan pendistribusian soal UN ini membuat kami di Bali tidak bisa berbuat apa-apa. Apalagi, soal itu setiba di Bali juga harus secepatnya didistribusikan ke kabupaten/kota untuk selanjutnya didistribusikan ke sekolah-sekolah penyelenggara UN yang juga memerlukan waktu yang cukup lama karena ada sejumlah sekolah berlokasi di luar Pulau Bali yakni Pulau Nusa Penida,'' kata Sujaya yang mengaku belum berani memastikan kapan pihaknya akan menerima soal UN SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C dalam kondisi lengkap.

Menyikapi keterlambatan pendistribusian soal UN ini, Sujaya mengatakan pihaknya sudah mengontak langsung Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Khairil Anwar Notodiputro via telepon seluler. Ternyata, permasalahan keterlambatan pendistribusian soal UN tidak hanya menimpa Provinsi Bali. Sesuai penjelasan pejabat Kemendikbud tersebut, ternyata 10 provinsi lainnya di antaranya NTB, NTT dan Papua yang juga mengalami permasalahan serupa. Pencetakan soal UN untuk sepuluh provinsi itu juga ditangani oleh Ghalia Indonesia Printing, Bogor. ''Kami sudah mendapat kepastian secara lisan dari Kemendikbud jika pelaksanaan UN SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C untuk 11 provinsi termasuk Bali terpaksa diundur. Nantinya, pihak Kemendikbud akan mengirimkan surat edaran resmi melalui faksimile. Mengingat sampai hari ini (Sabtu malam-red), kami belum menerima soal UN dalam kondisi lengkap, tentunya sangat logis jika pelaksanaan UN untuk Bali dan sejumlah provinsi lainnya diundur hingga Rabu (17/4) mendatang,'' katanya dengan nada pasrah.

Menurut Sujaya, mata pelajaran UN SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C yang seharusnya diujikan pada hari pertama atau Senin (15/4) besok akan diundur menjadi Jumat (19/4). Mata pelajaran yang seharusnya diujikan pada hari kedua atau Selasa (16/4) digeser menjadi Sabtu (20/4) atau Senin (22/4) karena ada sejumlah daerah yang kemungkinan tidak bisa menggelar UN pada hari Sabtu. Sedangkan mata pelajaran UN yang sesuai jadwal diujikan pada hari ketiga atau Rabu (17/4) akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal yakni tetap pada hari yang sama. Hal serupa juga berlaku pada mata pelajaran UN yang dijadwalkan dilaksanakan pada hari keempat atau Kamis (18/4) akan tetap dilaksanakan pada hari yang sama. ''Untuk sementara, Kemendikbud mengatur jadwal pelaksanaan UN SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C seperti itu. Tentunya, kami masih menunggu surat edaran resmi dari Kemendikbud yang dijanjikan akan secepatnya dikirimkan lewat faksimile,'' ujarnya.

Sujaya mengaku tidak tahu pasti permasalahan apa yang dihadapi pihak percetakan sehingga tidak bisa menyelesaikan soal UN itu tepat waktu sehingga proses pendistribusiannya ke daerah juga terlambat. Yang jelas, Ghalia Indonesia Printing, Bogor, Jawa Barat selaku rekanan yang memenangkan tender pencetakan soal UN SMA/MA, SMK, dan Paket C untuk Provinsi Bali juga menangani pencetakan soal UN untuk 10 provinsi lainnya di Indonesia sehingga beban kerjanya memang sangat tinggi. ''Mudah-mudahan, masalah ini dijadikan pelajaran berharga bagi pemerintah sehingga permasalahan serupa tidak terjadi pada UN-UN tahun berikutnya,'' katanya penuh harap. (kmb13)

Selasa, 12 Februari 2013

HASIL TRY OUT SEKOLAH

Berikut ini hasil Try Out UN di bulan Pebruari 2013. Silakan lihat dan beri komentar


Kamis, 07 Februari 2013

Soal Try Out Matematika

Silakan uji kemampuan anak-anak dalam bidang matematika UN seperti berikut :

Rabu, 06 Februari 2013

Jumat, 04 Januari 2013

Soal Latihan IPA

Berikut ini soal UN IPA

Soal Latihan Bahasa Inggris

Berikut ini link soal Bahasa Inggris

Soal Latihan Bahasa Indonesia

Berikut ini soal latihan Bahasa Indonesia

Soal Latihan Matematika 1

Berikut ini link soal latihan Matematika 1

Rabu, 02 Januari 2013

Soal Latihan Matematika

Berikut link soal prediksi matematika

Minggu, 30 Desember 2012