SMP Dwijendra tempoe doeloe bersama Guru Reta

Memang seperlunya kita melihat masa-masa yang sudah kita lewati.

Foto bersama guru-guru tahun 2007

Salam Sukses. Inilah guru-guru SMP Dwijendra tahun pelajaran 2007/2008.

Foto bersama setelah HUT PGRI

Setelah upacara bendera, guru-guru menyempatkan berfoto bersama.

Proses Ujian Praktek

Kegiatan ujian praktek sebagai materi terakhir menilai kemampuan siswa sebelum menyelesaikan pendidikan di SMP Dwijendra.

Kegiatan Ujian Praktek Tulis

Kegiatan ujian praktek sebagai materi terakhir menilai kemampuan siswa sebelum menyelesaikan pendidikan di SMP Dwijendra.

Tampilkan postingan dengan label smp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label smp. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Juni 2013

Jadwal Provinsi Berubah PPDB di Denpasar Diundur 26-28 Juni 2013

Denpasar (Bali Post) -

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2013/2014 di Denpasar untuk jenjang pendidikan SMP dan SMA/SMK diundur pelaksanaannya dari jadwal yang telah ditetapkan dan disosialisasikan sebelumnya. Pengunduran jadwal pendaftaran PPDB tersebut disebabkan adanya perubahan jadwal PPDB dari Provinsi Bali. Plh. Kadisdikpora Kota Denpasar Drs. I Wayan Gunawan didampingi Kabid Bina Program Drs. I Made Merta, M.Si. menyampaikan hal itu, Kamis (13/6) kemarin.

Gunawan mengatakan, pendaftaran PPDB secara online dari SD ke SMP yang sebelumnya dijadwalkan mulai 24 sampai 27 Juni, diundur menjadi tanggal 1 sampai 4 Juli 2013. Sementara verifikasi ke salah satu sekolah tujuan, dilaksnakan mulai 1 hingga 5 Juli 2013. Untuk siswa yang berasal dari sekolah luar Provinsi Bali, tes seleksi dilaksanakan tanggal 8 Juli 2013. Tes prestasi di sekolah tujuan tanggal 8 Juli, pengumuman tanggal 11 Juli dan pendaftaran kembali tanggal 11 sampai 13 Juli 2013.

Untuk pendaftaran PPDB online lulusan SMP ke SMA/SMK yang sebelumnya dijadwalkan mulai 17 hingga 19 Juni, diundur menjadi tanggal 26 hingga 28 Juni 2013. Verifikasi pendaftaran ke salah satu sekolah tujuan dimulai tanggal 26 hingga 29 Juni, tes prestasi tanggal 8 Juli, pengumuman tanggal 11 Juli dan pendaftaran kembali tanggal 11 hingga 13 Juli 2013. ''Jadwal yang telah kita susun ada pergeseran hari,'' ujarnya.

Terkait jadwal pendaftaran online yang sudah disosialisasikan ke sekolah-sekolah dari SD, SMP, SMA dan SMK yang ternyata belum bisa diakses di internet, Gunawan menyebutkan itu disebabkan adanya pengunduran jadwal dari provinsi. Hal ini juga berdampak mundurnya pendaftaran secara online di Kota Denpasar. ''Saya berharap para siswa dan guru serta masyarakat bersabar dan pada saatnya sesuai jadwal, pasti bisa diakses,'' ujar Gunawan.

Dikatakannya, tahun ini siswa boleh memilih semua sekolah negeri. Persoalan nanti diterima di sekolah mana, itu sangat tergantung pada nilai ujian nasional (NUN). Orangtua tidak perlu gelisah akan kesalahan memilih sekolah yang sesuai dengan NUN seperti tahun-tahun sebelumnya. ''Asalkan NUN-nya mencukupi, pasti diterima di sekolah negeri,'' sebut Gunawan.

Menurut Asisten II Setda Kota Denpasar ini, 37.331 siswa tamatan sekolah di Kota Denpasar akan berebut untuk mendapat sekolah negeri tahun ajaran 2013/2014. Jumlah tersebut adalah jumlah keseluruhan siswa yang tamat tahun ini dari sekolah di Kota Denpasar, tidak termasuk yang akan mendaftar dari luar Kota Denpasar. Dari jumlah itu, tamatan SD 13.960 orang, SMP 11.339 orang, dan SMA/SMK 12.032 orang. Yang akan diterima melalui jalur online pada sekolah negeri diperkirakan 6.656 orang, terdiri atas SMP 2.400 orang, SMA 2.080 orang dan SMK 2.176 orang. Sisanya, 31 ribu orang lebih akan menjadi rebutan sekolah swasta.

Mengingat jumlah yang bisa diterima di sekolah negeri sangat sedikit, persaingan dengan NUN makin ketat dan NUN yang diterima sangat tinggi. Oleh karena itu, para siswa yang memiliki NUN rendah diharapkan sudah lebih awal mendaftarkan diri di sekolah swasta untuk mendapatkan sekolah sesuai dengan yang diinginkan. ''Sekolah swasta di Denpasar juga bagus, hampir sama dengan negeri,'' urai mantan Kabag Keuangan Setda kota Denpasar itu.

Ia mengimbau siswa yang telah dinyatakan diterima di sekolah negeri berdasarkan NUN agar tidak mengubah pilihannya pada saat pendaftaran kembali.

Kamis, 06 Juni 2013

YOGA ASANAS SMP DWIJENDRA DALAM PEMBUKAAN PORSENIJAR BALI 2013

Setelah sukses dan mendapat apresiasi bagus dari Walikota Denpasar dalam pembukaan Porsenijar Kota Denpasar 2013, Yoga Asanas SMP Dwijendra Denpasar kembali turut serta dalam Pembukaan Porsenijar Bali 2013 yang dilaksanakan Jumat, 7 Juni 2013.
Sebanyak 500 orang siswa SMP Dwijendra dari kelas VII dan VIII melaksanakan yoga asanas dengan kompak dan rapi. Lapangan GOR Ngurah Rai sebagai tempat pembukaan Porsenijar ini dipenuhi oleh siswa yang melakukan gerakan-gerakan yoga.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Setda Provinsi Bali mewakili Gubernur. Menurut Nyoman Maryani, pelatih yoga,sebelum  kegiatan yoga terlebih dahulu harus dilaksanakan doa sesuai kepercayaan masing-masing. Dalam kesempatan ini juga ditampilkan gerakan yoga yang sudah mendapatkan juara di tingkat nasional.

Sabtu, 13 April 2013

Bali Post: UN SMA/SMK di Bali Diundur

Denpasar (Bali Post) -

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tampaknya tak pernah sepi dari masalah. Bahkan, pelaksanaan UN 2013 untuk jenjang pendidikan SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C untuk Provinsi Bali dipastikan diundur. Ujian yang seharusnya dimulai Senin (15/4) besok, terpaksa baru bisa dilaksanakan mulai Rabu (17/4) mendatang. Pasalnya, Ghalia Indonesia Printing, Bogor, Jawa Barat selaku rekanan yang memenangkan tender pencetakan soal UN SMA/MA, SMK dan Paket C untuk Provinsi Bali tidak mampu menyelesaikan pencetakan soal tepat waktu. Akibatnya, proses pendistribusian naskah soal UN ke Bali praktis juga terlambat.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Drs. A.A. Ngurah Gde Sujaya, M.Pd., mengatakan hal itu kepada Bali Post, Sabtu (13/4) kemarin.

Menurut Sujaya, naskah soal UN SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C seharusnya sudah tiba di Bali, Jumat (12/4) lalu. Namun hingga berita ini ditulis, baru sebagian soal UN SMK yang tiba di Bali. Sedangkan soal UN SMA/SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C sama sekali belum didistribusikan oleh pihak percetakan. ''Keterlambatan pendistribusian soal UN ini membuat kami di Bali tidak bisa berbuat apa-apa. Apalagi, soal itu setiba di Bali juga harus secepatnya didistribusikan ke kabupaten/kota untuk selanjutnya didistribusikan ke sekolah-sekolah penyelenggara UN yang juga memerlukan waktu yang cukup lama karena ada sejumlah sekolah berlokasi di luar Pulau Bali yakni Pulau Nusa Penida,'' kata Sujaya yang mengaku belum berani memastikan kapan pihaknya akan menerima soal UN SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C dalam kondisi lengkap.

Menyikapi keterlambatan pendistribusian soal UN ini, Sujaya mengatakan pihaknya sudah mengontak langsung Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Khairil Anwar Notodiputro via telepon seluler. Ternyata, permasalahan keterlambatan pendistribusian soal UN tidak hanya menimpa Provinsi Bali. Sesuai penjelasan pejabat Kemendikbud tersebut, ternyata 10 provinsi lainnya di antaranya NTB, NTT dan Papua yang juga mengalami permasalahan serupa. Pencetakan soal UN untuk sepuluh provinsi itu juga ditangani oleh Ghalia Indonesia Printing, Bogor. ''Kami sudah mendapat kepastian secara lisan dari Kemendikbud jika pelaksanaan UN SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C untuk 11 provinsi termasuk Bali terpaksa diundur. Nantinya, pihak Kemendikbud akan mengirimkan surat edaran resmi melalui faksimile. Mengingat sampai hari ini (Sabtu malam-red), kami belum menerima soal UN dalam kondisi lengkap, tentunya sangat logis jika pelaksanaan UN untuk Bali dan sejumlah provinsi lainnya diundur hingga Rabu (17/4) mendatang,'' katanya dengan nada pasrah.

Menurut Sujaya, mata pelajaran UN SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C yang seharusnya diujikan pada hari pertama atau Senin (15/4) besok akan diundur menjadi Jumat (19/4). Mata pelajaran yang seharusnya diujikan pada hari kedua atau Selasa (16/4) digeser menjadi Sabtu (20/4) atau Senin (22/4) karena ada sejumlah daerah yang kemungkinan tidak bisa menggelar UN pada hari Sabtu. Sedangkan mata pelajaran UN yang sesuai jadwal diujikan pada hari ketiga atau Rabu (17/4) akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal yakni tetap pada hari yang sama. Hal serupa juga berlaku pada mata pelajaran UN yang dijadwalkan dilaksanakan pada hari keempat atau Kamis (18/4) akan tetap dilaksanakan pada hari yang sama. ''Untuk sementara, Kemendikbud mengatur jadwal pelaksanaan UN SMA/MA, SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C seperti itu. Tentunya, kami masih menunggu surat edaran resmi dari Kemendikbud yang dijanjikan akan secepatnya dikirimkan lewat faksimile,'' ujarnya.

Sujaya mengaku tidak tahu pasti permasalahan apa yang dihadapi pihak percetakan sehingga tidak bisa menyelesaikan soal UN itu tepat waktu sehingga proses pendistribusiannya ke daerah juga terlambat. Yang jelas, Ghalia Indonesia Printing, Bogor, Jawa Barat selaku rekanan yang memenangkan tender pencetakan soal UN SMA/MA, SMK, dan Paket C untuk Provinsi Bali juga menangani pencetakan soal UN untuk 10 provinsi lainnya di Indonesia sehingga beban kerjanya memang sangat tinggi. ''Mudah-mudahan, masalah ini dijadikan pelajaran berharga bagi pemerintah sehingga permasalahan serupa tidak terjadi pada UN-UN tahun berikutnya,'' katanya penuh harap. (kmb13)

Selasa, 12 Februari 2013

HASIL TRY OUT SEKOLAH

Berikut ini hasil Try Out UN di bulan Pebruari 2013. Silakan lihat dan beri komentar


Kamis, 07 Februari 2013

Soal Try Out Matematika

Silakan uji kemampuan anak-anak dalam bidang matematika UN seperti berikut :